Selasa, 21 Juli 2015

Malang di Hari Lebaran

Singkat saja, apa ya yang istimewah di Malang saat lebaran idul fitri? Sepi, tenang, ayem, tentrem, hehehe.Ternyata saat ini byk jg ya pendatang di Malang.Bagaimana sih kiranya penampakan di kota tercinta saat libur lebaran?Inilah foto hari ketiga lebaran
 Ijen begitu lenggang ngalah2i momen CFD, lapang sekali.
Pertigaan Malabar yg biasanya ratusan kendaraan seliweran , melompong.
Suasana dekat pekuburan Sama'an- Lowokwaru


Oro2 dowo/BS Riadi yg biasanya macet super bisa dilintasi dgn santai dan kalem2.



Pertigaan Avia - PLN pun terlihat sepi walau tak sampai mamring. Lega selega2nya

Pemandangan dari atas jembatan telkom. Jalanan yg sepi nan lenggang ini laksana anugrah.

Kiranya yg sudah lumayan ramai ya cuma alun2, itupun didominasi plat2 luar kota.
Pertigaan Kauman.Di hari lebaran sungguh itulah senyaman2nya waktu utk menikmati Malang. Tak ada kemacetan, kepul asap kendaraan dan pengendara ugal2an yg minim. Bila anda orang Malang yg sedang merantau, pulanglah saat lebaran. Kota ini jalanannya laksana tahun 80-90an , begitu lenggang.Sepintas terasa seperti kota bondowoso atau blitar , tenang plus ayem utk dinikmati tanpa perlu pergi jauh2.

Apa Kabar Bioskop Kelud dan Bioskop Merdeka?

Bagaimana ya kabar bioskop kelud sekarang? bioskop misbar yg populer di era 80-90an itu.


Kiranya ini spot yg paling diingat oleh anak2 yg mupeng ,kepingin masuk tapi ga bisa beli karcis.Penampakannya nyaris tak berubah setelah sekian lama.


Kelud ini difungsikan sebagai bengkel dan tempat parkir oleh warga sekitar secara tempatnya yg cukup luas. Wajah saat masa jaya itu masih ada bekasnya.



Kelud kiranya lebih beruntung dibanding bioskop merdeka, ingin tahu bagaimana kabarnya?



Inilah bioskop Merdeka yg tinggal puing2nya. Bahkan bekas ruang teater itu kini sudah penuh tanaman seolah tak pernah ada.
Ada satu ruang tersisa tepat dibawah puing ini, kini ditempat anak jalanan utk tinggal sehari2.Bioskop kelud dan bioskop Merdeka Malang kiranya tinggal menyisakan jejak masa lalu utk yg sudah lewat masa mudanya.

Rabu, 22 April 2015

Embung Malangsuko

Sebuah danau penampung hujan yg baru diresmikan 2012 lalu. Terletak di dusun Malangsuko - Tumpang.
Lokasinya sekitar 25 meter setelah pom bensin Jeru. Ambil belok kanan gapura pertama, kemudian lanjut sekitar kurang lebih 200-300meter. Sebelah kanan akan tampak gapura embung berwarna kuning.
Terlihat cukup sepi dan cerah hawanya. Tempat ini dikelola dgn baik, meski begitu gratis tis.Parkir ada di dalam.
Kebanyakan yg datang para mancing mania, tak terlalu banyak muda mudi.
Hanya ada 1 warung dgn jualan yg terbatas pula. Disarankan membawa bekal sendiri dari rumah.
Suka mancing? mesti coba!
Beginilah keindahan embung malangsuko

Senin, 23 Maret 2015

Mengenal Cukam

Lama tinggal di Malang, tahu Cukam ga? jika belum mungkin anda lahir diatas tahun 90an.Cukam sebutan jaman dulu utk daerah Kebalen/Kebalen Wetan. Kebalen sendiri dikenal dgn pasarnya sbg satu2nya pasar tumpah di kota Malang.
 Ada yg sumber yg mengatakan bahwa kebalen berasal dari penyebutan orang belanda akan ajakan ke lapangan sepakbola 'ke Ball Land'.
Apa yg menarik dari cukam adalah kenyataan bahwa area ini nyaris tak banyak berubah dalam seperempat abad. Saya yg mempunyai saudara di sini , masih menemukan sudut2 akrab yg kerap saya temui semasa kecil.Pasar tumpah ini sensasi yg semestinya anda alami sbg pengalaman yg menyenangkan
Kenyataan bahwa pasar ini memenuhi jalan adalah hal lain, beraneka ragam jualan ala pasar klasik ada di sini. 
Mungkin dulunya pasarnya tak sepenuh ini, seiring perkembangan jamanlah pasar ini meluber.
Ada banyak jualan segar utk diminati dan harganya lumayan miring. Walau terkesan sedikit tak teratur, justru itu yg menjadikannya terkesan pasar banget.
Keasyikan lainnya adalah area Cukam ini masih banyak menyimpan banyak bangunan klasik tempo dulu, termasuk toko2nya.
Kunjungilah sehabis pasar usai, anda akan banyak menemukan kesenangan melihat banyaknya nuansa jadul bertebaran.